You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Minta RPTRA Dibangun di Pulau Panggang
photo Suparni - Beritajakarta.id

Basuki Minta RPTRA Dibangun di Pulau Panggang

Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Selatan merupakan pulau dengan jumlah penduduk terpadat dibanding 10 pulau berpenghuni lainnya di Kepulauan Seribu.

Di Pulau Panggang perlu juga dibangun RPTRA agar masyarakatnya lebih tinggi tingkat ekonomi maupun sosialnya

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengintruksikan Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, untuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di pulau tersebut.

"Di Pulau Panggang perlu juga dibangun RPTRA agar masyarakatnya lebih tinggi tingkat ekonomi maupun sosialnya, karena di RPTRA banyak pengetahuan," ujar Basuki, saat meresmikan RPTRA Amiterdam di Pulau Untung Jawa, Sabtu (10/10).

Basuki Resmikan RPTRA Amiterdam

Menurut Basuki, padatnya penduduk dan terbatasnya lahan dapat diatasi dengan membeli rumah penduduk atau melakukan pembebasan lahan.

"Di sekitar masjid itu ada sedikit lahan bisa dibeli atau dibebaskan, saya yakin Pemkab dapat menyediakan lahannya," katanya.

Sekadar diketahui, saat ini di Pulau Panggang telah dipadati penduduk. Bahkan, untuk membuat rumah karena keterbatasan lahan, warga terkadang melakukan reklamasi tradisional untuk membangun rumah. Tidak sedikit yang sudah dibongkar oleh Pemkab karena melanggar aturan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1165 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1146 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye909 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye901 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye833 personBudhi Firmansyah Surapati